Cara Menghitung Harga Kitchen Set Idaman Anda

new-kitchen

Tag: Harga Kitchen Set

Menghitung Harga Kitchen Set – Harga kitchen set yang umum di pasaran? Tentu saja berbeda-beda, tetapi apalagi bila anda memesan pada jasa pembuatan kitchen set. Namun pada umumnya tinggi rendahnya harga kitchen set dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu bahan yang dipakai, kerumitan desain termasuk finishingnya, serta berapa luas atau besarnya kitchen set tersebut. Mari kita kupas satu per satu.

Bahan yang Dipakai

Faktor pertama penentu harga kitchen set adalah bahan dasarnya atau materi yang dipakai untuk membuatnya. Semakin mahal dan langka anda menginginkan jenis bahan untuk membuat kitchen set, tentu semakin tinggi pula harganya. Lain halnya bila anda memesan kitchen yang bahannya selalu tersedia di toko bangunan atau material, tentu harganya menjadi wajar saja.

Kitchen set yang tersedia di pasaran biasanya menggunakan salah satu atau gabungan dari lima jenis bahan kayu, yaitu (1) solid wood atau kayu gelondongan, (2) kayu lapis atau plywood atau multipleks, (3) block teak atau block wood,(4) MDF atau medium density fibreboard dan (5) particle board.

#1 Solid wood

Solid wood atau kayu gelondongan misalnya kayu jati atau mahoni. Kitchen set yang terbuat dari kayu jati lebih mahal daripada yang terbuat dari kayu mahoni. Kayu mahoni atau mahogany bahasa Inggrisnya atau nama latinnya Swietenia mahagoni (L.) Jacq lebih murah karena banyak tersedia di pasaran dan bisa dipanen dalam waktu lebih cepat. Kayu jati atau teak (bahasa Inggris) atau nama latinnya Tectona grandis lebih mahal karena termasuk kayu langka, awet dan lebih lama dipanennya. Kayu jati juga bermacam-macam jenisnya, seperti kayu jati seberang atau kayu jati londo.

Kayu lain yang biasa menjadi bahan kitchen set adalah kayu kamper atau kayu kapur alias Dryobalanops spp, kayu merbau atau kayu besi Papua, kayu sawo kecik, kayu sonokeling,dan masih banyak lagi.

#2 Kayu Lapis

Kayu lapis atau plywood adalah kayu yang sudah diolah, sehari-harinya kita mengenalnya sebagai triplesk atau multipleks. Plywood dibuat dari beberapa lapis kayu yang direkatkan dengan tekanan super tinggi. Di toko material kita bisa mengenal plywood dengan ketebalan dari yang paling tipis 3 mm sampai paling tebal 18 mm. Ukuran standardnya luasnya adalah 244 cm x 122 cm. Harga plywood atau kayu lapis relatif lebih murah daripada solid wood.

#3 Blockboard

Blockboard adalah potongan kayu kecil-kecil berukuran antara 2 hingga 5 cm dan berbentuk kotak. Blockboard direkatkan dengan mesin dan dilapisi venner pada kedua sisinya sehingga mirip dengan papan. Luasnya sama dengan tripleks 244 cm x 122 cm sedangkan ketebalannya antara 12 mm, 15 mm dan 18 mm. Blockboard yang sering dipakai untuk kitchen set biasanya dari kayu jati sebagai venner atau pelapis dan biasa disebut teakblock. Blockboard tidak sekuat plywood sehingga harganya pun dibawah kayu lapis.

#4 Kayu MDF (medium density fibreboard)

Kayu MDF atau medium density fibreboard dibuat dari serbuk kayu yang halus (soft) dan bahan kimia resin yang direkatkan lalu dipadatkan pada temperatur dan tekanan yang tinggi. Ini mirip dengan bahan recycle yaitu dengan memanfaatkan kayu sisa olahan lainnya seperti dari perkebunan atau bambu. MDF dengan demikian lebih ramah lingkungan. Jenis yang lebih padat dan lebih kuat biasa disebut HDF atau high density fibreboard. MDF punya kekurangan yang harus diperhatikan, yaitu tidak tahan lembab. Bila terkena air MDF akan lembab dan hancur.

#5 Particle board

Jenis kelima adalah particle board. Jenis ini bahan dasar dan proses pembuatannya hampir sama dengan MDF. Particle board dibuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti potongan kayu kecil, serbuk gergaji, serpihan kayu serta bahan kimia resin. Semua bahan tersebut disatukan dengan tekanan tinggi, lalu dikeringkan. Bedanya dengan MDF, particle board lebih kasar dan cenderung tidak beraturan, sedangkan MDF seragam bentuknya dan lebih halus teksturnya.

Selain bahan dasar yang dipakai, harga kitchen set juga dipengaruhi oleh bahan asesoris yang digunakan. Asesoris disini antara lain pegangan pintu (knob), engsel, dan cantelannya. Asesoris tersebut bisa terbuat dari logam seperti besi atau kayu. Semakin mahal asesoris semakin mahal pula kitchen set.

Kerumitan Desain

Faktor kedua dalam menentukan berapa harga kitchen set adalah desainnya. Kitchen set yang desainnya sederhana, minimalis dan mudah dibuat tentu lebih murah dibandingkan dengan desain kitchen set yang rumit dan penuh ukiran atau lekukan. Ada pula yang cantik dan indah di atas kertas namun sulit diwujudkan dalam bentuk nyata. Kalau pun bisa butuh waktu pengerjaan yang lama dan biaya tinggi. Standard desain kitchen set sebetulnya sudah ada, yaitu yang biasa dan sering dipakai oleh para pemesan (klien).

Lalu apakah anda sebaiknya memilih kitchen set minimalis atay kitchen set yang mewah dan elegan? Kalau anda adalah pemesan pertama, sebaiknya memulai dengan yang sederhana tetapi tetap berfungsi dengan baik. Kitchen set minimalis adalah pilihan terbaik. Kalau anda sudah berpengalaman dengan kitchen set, seperti mengganti kitchen set yang lama dengan yang baru, anda bisa bereksperimen dengan kitchen set yang high class.

Ukuran Kitchen Set

Faktor ketiga yang mempengaruhi harga kitchen set adalah ukurannya atau volumenya. Sederhananya adalah berapa panjang kitchen set yang dipesan, berapa lebar dan berapa tingginya. Umumnya di Indonesia harga per meter dari sebuah kitchen set adalah harga lemari kabinet serta material bahan pembuatnya serta jenis finishing dan instalasinya. Harga yang ditawarkan biasanya tidak atau belum termasuk harga perabotan atau asesoris, seperti kompor gas, cookerhood, microwave, dan lampu. Biaya pengiriman dan pemasangan (instalasi) biasanya juga belum masuk dalam perhitungan.

Harga Kitchen Set Per Meter

Memang agak sulit kalau menghitung harga kitchen set kalau masih diatas kertas alias sketsa. Sekadar gambaran awal, harga per meter dilihat dari bahan yang dipakai adalah sebagai berikut:

#1 Bahan dasar multipleks, desain minimalis, finishing tempel takon sheet, harga berkisar satu setengah juta rupiah per meter.

#2 Bahan dasar multipleks, desain minmalis, finishing cat melamik, harga berkisar dua hingga dua setengah juta rupiah per meter.

#3 Bahan dasar multiplesk, desain minimalis, finishing cat duco, harga berkisar dua setengah hingga tiga juta per meter.

Berikut tentang Cara Menghitung Harga Kitchen Set Idaman Untuk lebih jelasnya berapa harga kitchen set yang anda inginkan, anda dapat menghubungi Kitchen Set Semarang dan berkonsultasi secara gratis,silakan KLIK DISINI! Kami tunggu.